GELAR SENI SMANSA 2013
-taekwondo-

Gelar seni atau yang kerap disingkat GS oleh warga Smansa merupakan sebuah acara persembahan dari siswa/i kelas X dan XI untuk kakak-kakak kelas XII yang sebentar lagi akan lulus dan meninggalkan sekolah ini. Acara yang diadakan tiap tahun sekali ini. sangat menarik seluruh perhatian dan ditunggu-tunggu warga Smansa. Terbukti , GS ini menjadi topik hangat yang dibicarakan. Entah ada yang penasaran seberapa meriahnya acara ini, ada pula yang bingung akan meggunakan pakaian apa nanti, bingung akan pergi dengan siapa, atau bahkan yang galau karena tidak diizinkan orangtua dan masih banyak lagi alasan mengapa acara ini sangat menarik antusiasme warga smansa.
Tepatnya, acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 3 Mei 2013 di Grand Ballroom Hotel Bumi Senyiur. Pengisi acaranya antara lain ada acapella, tekwondo, fashion, teater, pantomim, modern dance, tari kipas, tari kontemporer, dan bintang tamu (artis yang masih dirahasiakan) dan tentunya acara akan dipandu oleh seorang MC. Dari banyaknya pengisi acara tersebut, yang saya bahas kali ini adalah mengenai taekwondo.
Di sekolah ini, Tekwondo merupakan sebuah ekskul yang cukup banyak peminatnya, baik siswa laki-laki maupun perempuan. Secara bahasa, taekwondo berasal dari kata “Tae”, “Kwon” dan kata “Do. Tae berarti kaki atau bisa juga diartikan dengan langkah kemudian kata “Kwon” berarti tinjuan, pukulan dengan tangan dan kata “Do” yang berarti cara atau seni. Taekwondo Merupakan salah satu seni beladiri yang berasal dari negara Korea yang mengajarkan keahlian fisik untuk bertarung, kemudian juga mengajarkan kedisiplinan dengan melatih tubuh dan pikiran. Taekwondo sangat berbeda dengan seni beladiri yang lainnya. Pertama, secara fisik gerakan-gerakan taekwondo sangat dynamis. Kedua prinsip gerakan-gerakannya berhubungan dengan pikiran dan kehidupan sebagai satu kesatuan. Ketiga taekwondo memiliki banyak sikap yang dinamis dari cara pandang yang lain. Taekwondo juga merupakan olahraga nasional Korea dan seni bela diri yang paling banyak dimainkan di dunia.
Meskipun ada banyak perbedaan doktriner dan teknik di antara berbagai organisasi taekwondo, seni ini pada umumnya menekankan tendangan yang dilakukan dari suatu sikap bergerak, dengan menggunakan daya jangkau dan kekuatan kaki yang lebih besar untuk melumpuhlan lawan dari kejauhan. Dalam suatu pertandingan, tendangan berputar, 45 derajat, depan, kapak dan samping adalah yang paling banyak dipergunakan; tendangan yang dilakukan mencakup tendangan melompat, berputar, skip dan menjatuhkan, seringkali dalam bentuk kombinasi beberapa tendangan. Latihan taekwondo juga mencakup suatu sistem yang menyeluruh dari pukulan dan pertahanan dengan tangan, tetapi pada umumnya tidak menekankan grappling (pergulatan).
Ada tiga materi dalam latihannya, antara lain Poomsae, Kyukpa, dan Kyoruki. (1)Poomsae atau rangkaian jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. (2)Kyukpa atau teknik pemecahan benda keras adalah latihan teknik dengan memakai sasaran/obyek benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. (3)Kyoruki atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan kaki.
Kita pasti sering melihat, warna sabuk taekwondo bermacam-macam, ada putih, kuning, hijau, biru, merah, dan hitam. Dalam benak kita yang tidak tahu menahu soal taekwondo pasti bertanya, mengapa dalam suatu kumpulan orang yang sedang berlatih tekwondo menggunakan sabuk dengan warna beragam? Apa sabuk tersebut memiliki makna? Ya, setiap warna memiliki filosofi tersendiri. Mari kita bahas satu-persatu.
Putih melambangkan kesucian, awal/dasar dari semua warna, permulaan. Di sini para taekwondoin mempelajari jurus dasar (gibon) 1.
Kuning melambangkan bumi, disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.Mempelajari gibon 2 dan 3. Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu.
Hijau melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 2). Sebelum naik ke sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu.
Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 4). Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah terlebih dahulu.
Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 6). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip satu dahulu. Maksud dari matahari adalah tingkaran di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai memberi ilmu atau bimbingan.
Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9. Juga melambangkan alam semesta.
Seperti halnya beladiri yang lain, tekwondo memiliki ketentuan bagian-bagian tubuh yang menjadi sasaran, yakni Eolgol (Bagian Atas/Kepala/Muka), Momtong (Bagian Tengah/Badan), dan Are (Bagian Bawah). Ada juga ketentuan bagian-bagian tubuh yang digunakan untuk menyerang dan bertahan, yakni Kepalan (Jumeok), Tangan (Son), Lengan (Pal), Siku Tangan (Pal Kup), dan Kaki bagian Atas (Dari).
Sejarah Taekwondo Taekwondo telah dikembangkan selama 5000 tahun sejarah korea dengan penyebutan yang beragam. Di korea taekwondo awalnya dikenal sebagai seni beladiri yang disebut “Subak” atau “Taekkyon” dan dikemabangkan sebagai cara untuk melatih tubuh dan pikiran dalam masa kerajaan kuno dari Koguryo dengan nama Sunbae. Pada masa Shila, ini menjadi tulangpunggung dari Hwarangdo yang bertujuan untuk mengkader pemimpin-pemimpin negeri.
Taekwondo masa kini Taekwondo sebenarnya mirip degan seni beladiri lain di negara-negara timur. Karena perkembangan dari aliran-alirannya, taekwondo memiliki keungggulan dan perbedaan gaya dari seni beladiri yang sudah ada seperti di korea, jepang dan china.
Taekwondo sangat berbeda dengan seni beladiri yang lainnya. Pertama, secara fisik gerakan-gerakan taekwondo sangat dynamis. Kedua prinsip gerakan-gerakannya berhubungan dengan pikiran dan kehidupan sebagai satu kesatuan. Ketiga taekwondo memiliki banyak sikap yang dinamis dari cara pandang yang lain. Saat ini taekwondo telah seni beladiri modern yang menampilkan keindahan-keindahan serta kelenturan gerakan yang sangat atratctive.
-oOo-
No comments:
Post a Comment
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
(!!!) Sebelum copas, minta izin dulu di komentar yaaa :)
(!!!) Silahkan berkomentar dengan bahasa yang santun, bukan iklan/promosi produk/spam
(!!!) Untuk menggunakan emoticon, caranya :
klik emoticon-->copy kode-->paste pada kolom komentar-->publish
*berikan minimal satu spasi sebelum kode*
*emoticon hanya akan terlihat setelah di-publish*
------------------------------------------TERIMA KASIH--------------------------------------------